Buku Teknik Sipil Applied Geotechnics For Engineers Edisi 2 – Paulus Kurniawan Dan M. Basuki Hadimuljono Penerbit Andi Publisher
Rekayasa geologi teknik memegang peranan penting dalam semua perencanaan fondasi untuk semua jenis pembangunan infrastruktur yang sedang dilakukan di seluruh area Negara Indonesia. Kesesuaian hasil penyelikan geologi teknik di lapangan, laboratorium dan rekomendasi teknik yang memadai dan akurat akan sangat menentukan keberhasilan dalam pencapaian hasil pembangunan yang baik, aman dan tepat waktu. Ketaktepatan durasi pelaksanaan dalam penyelesaian konstruksi, salah satunya karena faktor hasil penyelikan dan rancangan geologi teknik dengan data perolehan yang minim dalam perencanaan. Di samping itu hasil penyelikan geologi teknik lapangan banyak dijumpai adanya ketaktepatan apa yang diperoleh di masa tahap pendataan dalam perencanaan, dengan keadaan sebenarnya setelah area medan dilaksanakan konstruksinya.
Bahasan di buku 2 ini adalah:
- Fondasi pada Tanah dan Batuan
- Eksplorasi Air Tanah, Permeabilitas
- Pergerakan Tanah dan Perilakunya
- Hazard Geologi Seismik
- Perbaikan Tanah
- Slope dan Longsoran
- Dinding Penahan Tanah
- Instrumentasi dan Pemantauan
- Geosintetik
- Pelaporan Geotenik

DISKON 30% menjadi 135 Ribu
(Seratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah)
Tersedia Juga :
Daftar Isi Buku Applied Geotechnics For Engineers 2 :
HALAMAN PERSEMBAHAN
PRAKATA
KATA PENGANTAR MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR SINGKATAN
BAB 1 FONDASI PADA ANAH DAN FONDASI HYBRID
1.1 Deskripsi Fondasi
1.2 Teknik untuk Perbaikan Fondasi
1.3 Jenis-Jenis ndasi
1.4 Parameter-Parameter Strength Tanah dan Deskripsi Tanah
1.5 Daya Dukung
1.6 Faktor Daya Dukung
1.7 Daya Dukung Tanah Kohesif
1.8 Daya Dukung Tanah Granular
1.9 Penurunan Pada Tanah Granular
1.10 Batas Atas Penurunan di Pasir
1.11 Faktor Keamanan Untuk Fondasi Dangkal
1.12 Faktor Keamanan Untuk Fondasi Tiang Pancang
1.13 Karakteristik Tiang
1.14 Working Load untuk Tiang Fondasi Baja Tubular
1.15 Working Load untuk Tiang Fondasi Baja H
1.16 Kapasitas Tiang Fondasi Menahan beban
1.17 Kapasitas Tiang
1.18 Nilai Friksi Tiang Fondasi pada Pasir
1.19 Koefesien Tekanan Tanah Setlah Pemancangan Tiang Fondasi
1.20 Daya Dukung Tiang
1.21 Pile Shaft Resistance pada Tanah Berbutir Kasar dari N SPT
1.22 Pile Base Resistance pada Tanah Berbutir Kasar dari Nilai N SPT
1.23 Parameter Desain untuk Tiang Pipa di tanah Silica Tanpa Kohesi
1.24 Interaksi Tiang
1.25 Zona Pengaruh Daya Dukung Tiang di Pasir
1.26 Titik Fixity
1.27 Uplift pada Tiang Fondasi
1.28 Pengisian Material pada Tiang Baja
1.29 Efek Waktu pada Kapasitas Tiang
1.30 Piled Raft Fondation
1.31 Tiang Pondasi Embankment untuk alan Raya dan Kereta Api Cepat
1.32 Beban Maknitifikasi Dinamik pada Pile Rafts untuk Jalan Raya dan Kereta Api Cepat
1.33 Beban Lateral Tiang yang Diizinkan
1.34 Hubungan Defleksi Beban pada Tiang Beton di Pasir
1.35 Hubungan Defleksi Beban pada Tiang Beton di Lempung
1.36 Bending Moments pada Tiang PSC di Stiff Clays
1.37 Jenis-Jenis Uji In-Situ Kualitas untuk Tiang Pancang, Tiang Bored Pile, serta untuk Tiang Pancang dan Bore Piled
1.38 Fondasi Hybrid
BAB 2 FONDASI PADA BATUAN
2.1 Kapasitas Daya Dukung pada Batuan Berdasarkan RQD
2.2 Parameter Batuan dari Data SPT
2.3 Mode Daya Dukung dari Keruntuhan
2.4 Kapasitas Tekanan Batuan pada Mode Keruntuhan Uniaksial
2.5 Kapasitas Tekanan Ultimit pada Batuan untuk Fondasi Dangkal
2.6 Kapasitas Tekanan Batuan untuk Metode Keruntuhan Zona Geser (Shear)
2.7 Faktor-Faktor Daya Dukung pada Batuan
2.8 Kapasitas Tekanan Batuan untuk Keruntuhan dengan Terjadi Adanya Pemisahan
2.9 Faktor Kapasitas Daya Dukung untuk Jarak Spasi Diskontinuitas
2.10 Kapasitas Tekanan pada Batuan dari Mode Keruntuhan pada Flexure dan Punching
2.11 Faktor Keamanan untuk Desain Fondasi Dalam
2.12 Faktor-Faktor Kontrol
2.13 Kapasitas Tekanan Ultimit Batuan untuk Tiang Pancang
2.14 Kapasitas Tiang Fondasi untuk Bore Pile
2.15 Tingkat Kekasaran Dinding Bore Pile
2.16 Shaft Resistance Berdasarkan Kelas Kekasaran
2.17 Design Shaft Resistance pada Batuan
2.18 Kapasitas Daya Dukung Ujung Tiang pada Socket Pile
2.19 Penurunan Beban pada Tiang Fondasi
2.20 Pemancangan Tiang
2.21 membatasi Tingkat Penetrasi
2.22 Instalasi Tiang Pancang
BAB 3 EKSPLORASI AIR TANAH, PERMEABILITAS DAN PENGARUHNYA
3.1 Peta Hidrogeologi
3.2 Penginderaan Jauh dari Foto Udara dan Hasil Teknologi Satelit
3.3 Pengambilan Contoh Tanah dan/atau Batuan
3.4 Survey Geofisika dalam Lubang Bor
3.5 Uji Pemompaan
3.5.1 Cara Melakukan Uji Pemompaan
3.5.2 Posisi Antara Sumur Uji dan Sumur Observasi
3.5.3 Data Pemulihan (Recovery)
3.5.4 Efesiensi Sumur
3.6 Permeabilitas dan Pengaruhnya
3.6.1 Nilai Tipikal dari Permeabilitas
3.6.2 Kesetaraan Permeabilitas
3.6.3 Perbandingan Permeabilitas dengan Berbagai Jenis Material
3.6.4 Permeabilitas Berdasarkan Ukuran Butir
3.6.5 Permeabilitas Berdasarkan Klasifikasi Tanah
3.6.6 Permeabilitas dari Uji Disipasi
3.6.7 Pengaruh Tekanan pada Permeabilitas
3.6.8 Pengaruh Kandungan Fines pada Permeabilitas
3.6.9 Permeabilitas pada Clay yang Dipadatkan
3.6.10 Pengaruh Kadar Air pada Permeabilitas
3.6.11 Permeabilitas Agregat yang Tidak Dirawat dan Diaspal
3.6.12 Metode Dewatering yang Berlaku untuk Berbagai Jenis Tanah
3.6.13 Radius Pengaruh untuk Drawdown
3.6.14 Nilai Tipikal Hidrologis
3.6.15 Hubungan Antara Koefesien Permeabilitas dan Konsolidasi
3.6.16 Nilai-Nilai Tipikal Koefesien Konsolidasi
3.6.17 Variasi Koefesien Konsolidasi dengan Liquid Limit
3.6.18 Koefesien Konsolidasi dari Uji Disipasi
3.6.19 Faktor Waktu untuk Konsolidasi
3.6.20 Waktu Yang Diperlukan untuk Drainage pada Endapan Sedimen
3.6.21 Estimasi Permeabilitas pada Batuan
3.6.22 Efek Kekar pada Permeabilitas Batuan
3.6.23 Uji Lugeon pada Batuan
BAB 4 PERGERAKAN TANAH DAN PERILAKUNYA
4.1 Jenis Gerakan
4.2 Pergerakan Fondasi
4.3 Penurunan Segera (Immediate) Hingga Total Penurunan
4.4 Penurunan Konsolidasi
4.5 Penurunan Berat Sendiri
4.6 Batas Pergerakan untuk Struktur Bangunan
4.7 Membatasi Sudut Dsitorsi
4.8 Hubungan Kerusakan pada Distorsi Sudut dan Regangan Horizontal
4.9 Pergerakan di Dinding Soil Nails
4.10 Regangan yang Dapat Ditoleransi untuk Lereng dan tanggul yang Diperkuat
4.11 Pegerakan pada Inclinometer
4.12 Gerakan yang Dapat Diterima di Jembatan Jalan Raya
4.13 Sudut Distorsi yang Dapat Diterima untuk Jembatan Jalan Raya
4.14 Desain Ultimit Tiang dan Layan (Service)
4.15 Pergerakan yang Dapat Ditoleransi untuk Lereng dan Dinding
4.16 Penurunan yang Terjadi di Belakang Penggalian
4.17 Penurunan Berdekatan dengan Pemotongan Terbuka untuk Berbagai Sistem Support
4.18 Pergerakan yang Diizinkan dalam Analisis Seismik untuk Stabilitas Lereng
4.19 Kriteria Kinerja Seismik
BAB 5 HAZARD GEOLOGI SEISMIK
5.1 Zona Sesar
5.2 Fenomena Likuefaksi
5.2.1 Fenomena Likuefaksi dan Contoh-Contoh Kerusakan
5.2.2 Klasifikasi Kerusakan berbagai Struktur Akibat Likuefaksi Berdasarkan Penyebab Kerusakannya
5.2.3 Klasifikasi Kerusakan Berbagai Struktur Akibat Likuefaksi Berdasarkan Jenis Strukturnya
5.2.4 Pengujian In-Situ dan Uji Laboratorium
5.2.5 Prediksi Likuefaksi untuk Setiap Lapisan Tanah Berdasarkan Distribusi Ukuran Butir dan Nilai N-SPT
5.2.6 Best Practice untuk Perbaikan Proteksi Likuefaksi
5.3 Penurunan Pada Lapisan Kering
5.3.1 Metode Tokimatsu dan Seed (T-S)
5.3.2 Metode Pyke, R. et al. (1975)
5.4 Ketidakstabilan Lereng Akibat Efek-Efek Inersia
5.4.1 Analisis Pseudo-Static
5.4.2 Deformasi
5.5 Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017
BAB 6 PERBAIKAN TANAH
6.1 Perbaikan Tanah Tanpa Cmpuran
6.2 Perbaikan anah engan Pencampuran atau Inklusi
6.3 Pebaikan Tanah Menggunakan Stabilisasi dengan Aditif dan Metode Grouting
6.4 Deep Mixing Coloumns
6.5 Jet Grouting
6.6 Perbaikan Tanah dengan Grouting in Soil, Paulus Grouted Pile (PGP)
6.7 Perbaikan Tanah Menggunakan Metode Termal
6.8 Jenis-Jenis Peralatan untuk Perbaikan Tanah Sesuai dengan Perkembangan Teknologi an Waktu
BAB 7 SLOPE DAN FENOMENA LONGSORAN (LAND SLIDE)
7.1 Penyebab Keruntuhan Lereng
7.2 Faktor Keamanan Lereng
7.3 Faktor Keamanan untuk Berbagai Asumsi Input
7.4 Perbandingan Factor Keamanan Probabilitas Keruntuhan
7.5 Faktor Keamanan untuk Lereng Baru
7.6 Faktor Keamanan untuk Lereng Yang Ada
7.7 Faktor Keamanan untuk Dinding Bendungan Rendah – Tinggi
7.8 Tipikal Lereng untuk Dinding Bendungan Rendah-Tinggi
7.9 Efek Ketinggian pada Lereng ntuk inding Bendungan Rendah-Tinggi
7.10 Elemen Desain untuk Dinding Bendungan
7.11 Kemiringan yang Stabil pada Tanggul dan Kanal
7.12 Kemiringan untuk Revetment
7.13 Level Puncak Berdasarkan pada Tipe Revetment
7.14 Level Puncak Berdasarkan pada Lereng Revetment
7.15 Lereng yang Stabil di Bawah Air
7.16 Kemiringan Samping untuk Kanal dengan Material yang Berbeda
7.17 Stabilitas Kemiringan Seismik
7.18 Desain Lereng pada Potongan dan Tanggul Buatan
7.19 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Lereng Batuan
7.20 Proteksi dan Stabilitas Lereng Batuan
7.21 Koefesien Restitusi
7.22 Langkah-Langkah Stabilisasi Lereng Batuan
7.23 Parit Perangkap Batu
BAB 8 DINDING PENAHAN BATUAN
8.1 Jenis Dinding
8.2 Dinding Grafitasi
8.3 Efek emiringan di Belakang Dinding
8.4 Dinding Penahan Tertanam
8.5 Spasi Pier untuk Dinding Penahan yang Tertanam (Embedded)
8.6 Drainage Dinding
8.7 Kedalaman Pemasangan Dinding Minuman untuk Prkuatan Struktur Tanah
8.8 Parameter Desain Dinding untuk Tanah yang Diperkuat
8.9 Lokasi Permukaan Kegagalan Potensial dengan Dinding Perkuatan Tanah
8.10 Ketebalan yang iperlukan untuk Penguat Baja untuk RSW
8.11 Faktor Keamanan Lereng yang Diperkuat
8.12 Permukaan Lereng Tanah
8.13 Tipe-Tipe Dinding untuk Pemotongan Lereng di Batuan
8.14 Desain Pemboran an Grouting pada Nails
8.15 Desain Soil Nails yang Dilakukan dengan Cara Tumbuhan
8.16 Ketebalan Yang Diperlukann pada Material Perkuatan Baja (Steel Bar)
8.17 Desain Dinding Penutup
8.18 Ketebalan Shotcrete untuk Penutup Permukaan Dinding
8.19 Detail Dinding Berangkur dan Jenis Dinding
8.20 Beban Dinding Anchor
8.21 Nilai Ultimate Anchor untuk Transfer Beban di Tanah
8.22 Bond Stress Anchor pada Batuan
8.23 Bond Length Anchor
BAB 9 INSTRUMENTASI DAN PEMANTAUAN
9.1 Jenis Instrumentasi yang Digunakan untuk Memantau Kinerja Geologi Teknik
9.2 Settlement Plate
9.3 Inclinometer Horizontal, Inclinometer In-Situ, Shape Accel Arrays
9.4 Survey Posisi 2D dan 3D
9.5 Piezometer (Standpipe, Drive Point dan Elektronik)
9.6 Indikator Vertikal Slope Manual
9.7 Indikator Vertikal Slope (Atomated I-Place Inclnometer dan SAA)
9.8 Tiltmeter
9.9 Strain Gages (Resistance, Vibrating Wire, dan Fiber Optic)
9.10 Specialty Strain ages : Optical Strain Sensor Geosynthetic
9.11 Pressure Cells
9.12 Load Cells
9.13 Sensor Defleksi / Deformasi
9.14 Crackmeter
9.15 GIMP
9.16 GEMINI
9.17 Seismograph
9.18 Instrumentasi dengan Fibre Optic Tmperature
9.19 Terrestrial Laser Scanner (Active Laser Emitter/Sensor) dan Digital Photographic
9.20 Teknik Radar dengan ensor PS-InSAR (Persistent Scattered Interferometric Synthetic Aperture Radar) dengan platform DAM Software (Bagian dari Delf Fews Software)
9.21 Kombinasi Sensor InSAR dengan TerraSAR-X (TSX)
BAB 10 GEOSINTETIK
10.1 Kriteria Desain Filter Geotekstil untuk Dam
10.2 Persyaratan Penyaringan (Filter) untuk Dam
10.3 Prmeablit Requirement untuk Dam
10.4 Persyaratan Daya Tahan untuk Dam
10.5 Penggunan Filter Geotekstil untuk Bendungan
10.6 Jenis Geosintetik
10.7 Properti Geosintetik
10.8 Tingkat Kebocoran
10.9 Peringkat Ketahanan Konstruksi
10.10 Persyaratan Properti Fisik
10.11 Daya Tahan Geotekstil untuk Filter, Saluran Air dan Seals
BAB 11 PELAPORAN GEOTEKNIK
11.1 Materi Pelaporan eologi Teknik Umumnya Tersusun dan Tidak Terbatas seperti berikut
11.2 Bab Pendahuluan
11.3 Informasi Proyek
11.4 Kriteria dan Metode Penyelidikan/Penelitian Dalam Pelaporan
11.5 Hasil Penyelidikan Lapangan Secara Lengkap dan Utuh
11.6 Hasil Analisis Laboratorium Tanah dan/atau Batuan
11.7 Analisis Geologi Teknik dari Hasil Penyelidikan Lapangan dan Laboratorium
11.8 Rekomendasi dan Saran
11.9 Contoh Isi Pelaporan “Mitigasi Hazards Longsoran di California (2002)”
DAFTAR PUSTAKA
GLOSARIUM
LAMPIRAN
TENTANG PENULIS

- Judul : Applied Geotechnics For Engineers 2
- Penulis : Paulus Kurniawan Dan M. Basuki Hadimuljono
- Tahun Terbit : 2021
- Berat : 550 gram
- Tebal : xxxiv + 346 halaman
- Ukuran : 19 x 23 cm
- Cover : Soft Cover
- Penerbit : Andi Publisher
- ISBN : 978-623-01-1037-5
- Bahasa : Indonesia
Tersedia Juga Buku Lainnya di KATEGORI BUKU GEOLOGI TAMBANG
PENGIRIMAN BUKU GEOLOGI TAMBANG :
https://web.facebook.com/pg/pekerjageologitambang/photos/?tab=album&album_id=2314313682206469
TESTIMONI :
https://web.facebook.com/pg/pekerjageologitambang/photos/?tab=album&album_id=2314312238873280
DISKON 30% menjadi 135 Ribu
(Seratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah)
Buku Original, Baru Dan Masih Segel Plastik, Buku langsung dari penerbit. Silahkan langsung diorder aja gan, thx
Harga belum termasuk ongkos kirim, Pengiriman dari Indramayu, Jawa Barat menggunakan JNE, cek ongkos kirim disini (JNE). Barang akan di packing dengan kertas bekas kardus, sehingga lebih aman dan tahan banting.